Profil Desa

A. Kondisi Geografi

Desa Pasucen merupakan desa yang terletak di Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Secara geografis Desa Pasucen terletak di antara 111°03′ s/d 111°02’ Bujur Timur dan diantara 6°39′ s/d 6°40′ Lintang Selatan. Desa ini memiliki daerah seluas 670,83 Ha, dengan tingkat kepadatan penduduk sebanyak 1214 jiwa/km2. Secara administratif Desa Pasucen berbatasan dengan :

Sebelah Utara              : Desa Ketanen

Sebelah Selatan           : Desa Suwaduk

Sebelah Timur             : Desa Trangkil

Sebelah Barat              : Desa Tegalharjo

 

Wilayah Administrasi Desa Pasucen

 (Sumber : Peta Rupa Bumi Indonesia Lembar 1509-131 Wedarijaksa Tahun 2000)

 

B. Kondisi Hidrologi

Wilayah Desa Pasucen termasuk dalam wilayah aliran Daerah Aliran Sungai (DAS) Silungonggo. Keberadaan DAS yang ada di Desa Pasucen ini memiliki kondisi yang cukup buruk. Pada musim hujan aliran sungai cukup deras sedangkan pada musim kemarau sungai sangat kering. Pada musim kemarau air limbah yang dibuang ke badan sungai tidak mengalir sehingga menimbulkan bau, dan sungai juga dipenuhi oleh sampah domestik yang dibuang masyarakat.

Terdapat mata air di Desa Pasucen yang digunakan untuk kebutuhan konsumsi masyarakat Desa Pasucen dan juga untuk pengairan lahan pertanian. Pada saat musim kemarau kuantitas air pada mata air tetap ada namun tidak sebanyak saat musim penghujan.

C. Kondisi Klimatologi

Wilayah Desa Pasucen beriklim tropis dengan total curah hujan sepanjang tahun 2016 sebanyak 1753 mm dengan curah hujan rata-rata sebesar 146,08 mm/tahun, di mana curah hujan tertinggi terjadi pada bulan oktober yaitu 301 mm dan terendah pada bulan Agustus yaitu 45 mm. Rata-rata hari hujan selama tahun 2016 tercatat 10 hari dengan rata-rata hari hujan terbanyak pada bulan Februari sebanyak 22 hari dan terendah pada bulan Agustus sebanyak 5 hari. Keadaan curah hujan di Desa Pasucen selama 2016 disajikan pada tabel berikut ini:

 

 Banyaknya Hari Hujan dan Curah Hujan Desa Pasucen Tahun 2016

Bulan 2016
Hari Hujan Curah Hujan
Januari 14 165
Februari 22 254
Maret 7 146
April 12 173
Mei 7 79
Juni 5 63
Juli 8 102
Agustus 5 45
September 6 72
Oktober 15 301
November 9 178
Desember 14 175
Jumlah 124 1753
Rata rata 10 146,08

Sumber: Kecamatan Trangkil dalam Angka Tahun 2017

 

D. Tata Guna Lahan

Lahan di Desa Pasucen didominasi oleh lahan pertanian yaitu seluas 548,84 Ha. Lahan pertanian yang dimanfaatkan untuk bukan persawahan adalah seluas 346 Ha, dan seluas 202,84 Ha digunakan untuk persawahan. Seluas 121,99 Ha lahan sisa yang ada di Desa Pasucen digunakan sebagai lahan bukan pertanian.

Lahan sawah yang menggunakan irigasi seluas 155 Ha atau 23,10 persen, sisanya seluas 47,84 Ha atau 7,13 persen menggunakan sistem tadah hujan sebagai metode irigasinya. Sisa lahan yang merupakan lahan bukan sawah dan bukan pertanian paling banyak dimanfaatkan sebagai perkebunan seluas 346 Ha atau 51,58 persen, sisanya digunakan sebagai pekarangan seluas 96,68 Ha atau 14,44 persen, dan keperluan lain seluas 25,31 Ha atau 3,77 persen.

 

 Jenis dan Luas Penggunaan Lahan di Desa Pasucen tahun 2016

Lahan Pertanian Luas (Ha) Persen (%)
1.      Sawah Irigasi 155 23,10
2.      Sawah Tadah Hujan 47,84 7,13
3.      Perkebunan 346 51,58
4.      Pekarangan 96,68 14,44
5.      Lain-lain 25,31 3,77

Sumber: Desa Pasucen dalam Angka Tahun 2017

 

E. Kependudukan

Jumlah penduduk Desa Pasucen Tahun 2016 mencapai 8.143 jiwa, dengan rincian laki-laki sebanyak 3.959 jiwa dan perempuan sebanyak 4.184 jiwa. Komposisi penduduk berdasarkan jenis kelamin dapat diketahui dari angka rasio jenis kelamin (sex ratio). Sex ratio merupakan nilai perbandingan penduduk laki-laki terhadap penduduk perempuan di suatu daerah, dimana nilai sex ratio di Desa Pasucen adalah sebesar 94,62. Kepadatan penduduk di Desa Pasucen adalah sebesar 590 jiwa/km² untuk penduduk laki-laki, dan sebesar 624 jiwa/km2 untuk penduduk perempuan.

 

F. Pendidikan

Pembangunan bidang pendidikan memegang peranan penting sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya murid yang tercatat pada dinas pendidikan pada beberapa jenjang pendidikan.

Dalam rangka penyelenggaraan pendidikan di Desa Pasucen, terdapat 3 PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), 2 Taman Kanak-kanak (TK), 3 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 3 Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan 3 buah Madrasah Aliyah (MA). Di Desa Pasucen, mayoritas penduduk pasucen menempuh pendidikan setingkat MTS dan MA di sekolah-sekolah yang tersebar di Kecamatan Trangkil.

 

G. Mata Pencaharian

Tenaga kerja adalah modal utama untuk tergeraknya laju roda perekonomian suatu daerah. Desa Pasucen memiliki beragam sektor mata pencaharian penduduk, meskipun sebagian besar penduduk yang tergolong angkatan kerja diantaranya bekerja di sektor pertanian. Jenis tanaman yang mayoritas ditanam oleh petani Desa Pasucen adalah  tebu dan ketela pohon. Masyarakat Desa Pasucen juga bekerja di sektor industri pengolahan yaitu pengolahan tebu menjadi gula dan juga ketela pohon menjadi tepung/pati. Terdapat pula masyarakat yang bekerja di industri batu bata dan genting juga di sektor konstruksi. Sebagian kecil masyarakat di Desa Pasucen juga berprofesi sebagai wirausaha. Sebagian lainnya tergolong ke dalam bukan angkatan kerja seperti penduduk yang masih sekolah, penduduk lansia, jompo, cacat maupun lainnya.

 

H. Sosial Ekonomi

Masyarakat Desa Pasucen masih sangat menjunjung tinggi norma-norma yang berlaku di masyarakat, sangat menjunjung tinggi nilai agama, dan bersikap sopan santun. Di Desa Pasucen juga masih menjunjung tinggi adat istiadat dan budaya dari leluhur, seperti tradisi Sedekah Bumi yang dilaksanakan setiap Bulan Muharram tiba. Antusiasme masyarakat Desa Pasucen dalam menghadiri kegiatan yang diadakan dengan tujuan untuk mensejaterahkan maupun untuk melakukan silahturahim antar sesama warga adalah sangat tinggi, sehingga kegiatan tersebut ramai dengan hadirnya masyarakat.

Masyarakat di desa ini mayoritas bermata pencaharian sebagai buruh industri batu bata dan sebagian lainnya sebagai petani padi, tebu, dan ketela. Ini menunjukkan kondisi ekonomi masyarakat yang tergolong menengah ke bawah. Meskipun demikian, di Desa Pasucen mempunyai sumber air bersih yang memadai dibandingkan desa-desa lain di Kecamatan Trangkil. Sumber air ini dapat mencukupi kebutuhan air untuk pertanian, perkebunan, maupun rumah tangga masayarakat di Desa Pasucen. Pasokan pangan untuk masyarakat Desa Pasucen tergolong cukup, karena Desa Pasucen terletak tidak jauh dari pasar sehingga bahan-bahan makanan mudah didapatkan. Selain faktor tersebut, Desa Pasucen juga merupakan penghasil beras sehingga hasil dari pertanian tersebut dapat dikonsumsi dan dijual ke masyarakat Desa Pasucen dan ke desa-desa lain.